Category Archives: Internal Audit

Building Audit Program Using Risk Assessment


Dalam lokakarya dua hari ini peserta akan belajar bagaimana menggunakan risk assessment untuk membantu membangun program audit yang akan meningkatkan produktivitas auditor dan membidik masalah-masalah bisnis penting. Peserta akan mengeksplorasi perbedaan antara ‘traditional control-based risk assessment’ dan, ‘business risk-based approach’ yang membahas masalah manajemen di tingkat pemeriksaan individu.

Pelatihan untuk Anda:
  • Internal and External Auditors, IS Auditors; Kepala Departemen Audit dan Operations Managers yang ingin lebih memahami bagaimana membangun audit program dengan menggunakan risk assessment
Tujuan dan Manfaat Pelatihan:
  • Secara umum pelatihan ini dimaksudkan agar peserta akan dapat memahami bagaimana menggunakan penilaian risiko – umumnya diterapkan pada rencana audit tahunan – dalam membangun program audit individu yang akan meningkatkan produktivitas auditor.
Pokok-Pokok Pembahasan:
  • Mengambil Manfaat dari Risiko Kritis
  • Mengidentifikasi Risiko Usaha Real dan Eksposur
  • Dengan meningkatkan Pendekatan Kontrol Berbasis Risiko Tradisional
  • Sumber Informasi Tradisional dan Non-Tradisional untuk Menentukan Risiko
  • Meminimalkan Subjektivitas dan Memaksimalkan Objektivitas
  • Pendekatan Bisnis-Risiko untuk Membangun Value-Added Program Audit
  • Risk Assessment in the Major Types of Comprehensive Audits
  • Pendekatan Multi-Level Risk Assessment
  • Penataan Program Audit untuk Meminimalkan Paparan Audit
  • Mendapatkan relationship maksimal dari Senior Auditor / Manajemen
Related Topics:
Informasi & Registrasi:
  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <Building Audit Program Using Risk Assessment> atau LPAI-232AI2.Pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila Anda membutuhkan inhouse training silahkan download Inhouse Training Request Form
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya – LPAI Indonesia – setiap hari kerja melalui Tel: 021-5289-2279, 021-3696-1995 Fax: 021-5207195 atau Email: lpai.indonesia<at>gmail.com

Pelatihan Dasar-Dasar Audit Internal

Diskripsi Program | Download Brosur PDF

Pelatihan ini didisain khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian para auditor internal atau satuan pengendalian internal dan para pejabat/pegawai yang berwenang dalam melakukan pengumpulan informasi, pengidentifikasian masalah hukum terkait, pembuktian, dan penyiapan berkas audit dalam rangka menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian dapat diharapkan pelatihan ini akan meningkatkan kemampuan peserta dalam menjalankan tugasnya masing-masing.

Pelatihan untuk Anda:
  • Auditor Internal atau Satuan Pengendalian Internal yang ingin memiliki pengetahuan lengkap dan mendasar mengenai teknik-teknik pemeriksaan yang sesuai kaidah-kaidah dan standar profesi audit modern.
  • Staf profesional lain yang ingin memiliki pengetahuan mendasar tentang teknik dan prosedur audit internal.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan

Secara umum pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan pesertanya dalam melaksanakan tugas-tugas pemeriksaan, utamanya yang terkait dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemeriksaan di biro-biro teknis di lingkungan lembaga masing-masing.

Secara khusus setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Meningkatkan pemahaman mengenai pengertian dan proses audit/pemeriksaan, jenis-jenis audit dan juga tentang profesi akuntan.
  • Memahami audit kepatuhan (compliance audit) sebagai bagian audit internal
  • Meningkatkan pemahaman mengenai standar professional akuntan publik dan kode etik akuntan di Indonesia.
  • Meningkatkan pemahaman mengenai psikologi audit.
  • Meningkatkan pemahaman mengenai bisnis proses dalam pelaksanaan pemeriksaan.
  • Meningkatkan kemampuan dalam penyusunan rencana pemeriksaan.
  • Memahami dan memiliki kemampuan dalam proses pemeriksaan yang meliputi:
    —analisa laporan keuangan;
    —teknik pengumpulan data atau bukti transaksi;
    —teknik wawancara;
    —pemahaman peranan psikologi dalam audit dan jenis-jenis komunikasi;
    —teknik komunikasi verbal dan non verbal dengan auditee;
    —teknik penyusunan kertas kerja pemeriksaan yang baik dan akuntabel;
  • Menyusun Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang komprehensif dan akuntabel.
  • Mendokumentasikan kegiatan pemeriksaan.
  • Mampu melaksanakan tugas audit yang sesuai kaidah-kaidah audit dan standar profesi audit modern.
Pokok-Pokok Pembahasan:

Hari pertama: Basic of Internal Audit

  1. Definisi Audit
  2. Jenis-jenis audit dan karakteristik internal audit:
    —Audit Laporan Keuangan
    —Audit Operasional
    —Audit Kepatuhan (Compliance Audit)
  3. Standar Audit
  4. Perencanaan Audit dan Audit Program
  5. Informasi (Bukti-bukti Audit)
  6. Working Papers
  7. Teknik-teknik dasar audit

Hari ke 2: Komunikasi dan Psikologi Audit

  1. Komunikasi Efektif,Empatik dan  Persuasif
  2. Jenis-jenis Teknik Komunikasi Audit
  3. Wawancara
  4. Psikologi Audit

Hari ke 3: Pengembangan Temuan dan Pelaporan

  1. Unsur-unsur Temuan
  2. PengujianPengendalian dan pengujian  Substansi
  3. Pengembangan temuan dan rekomendasi
  4. Pelaporan Hasil Audit
Informasi & Registrasi:
  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <Basics Practice of Internal Audit> atau LPAI-110AI3.Pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila Anda membutuhkan inhouse training silahkan download Inhouse Training Request Form
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya – LPAI Indonesia – setiap hari kerja melalui Tel: 021-5289-2279, 021-3696-1995 Fax: 021-5207195 atau Email: lpai.indonesia<at>gmail.com

Forensic Accounting & Investigative Audit


Membahas secara mendasar mengenai Forensic Accounting mulai dari Terminology, Charasteristic, dst serta kaitannya dengan Investigative Audit.

Auditor Internal atau Satuan Pengendalian Internal memegang peranan penting dalam usaha peningkatan kinerja perusahaan dan demi terwujudnya good corporate governance. Untuk dapat menjalankan fungsi audit internal secara maksimal dan efektif, diperlukan pemahaman akan proses dan teknik-teknik audit yang relevan dengan upaya untuk meminimalkan risiko kecurangan yang dihadapi perusahaan sekaligus meningkatkan kemungkinan pencapaian tujuan perusahaan.
Terkait dengan hal ini, Lembaga Pengembangan Auditor Internal (LPAI) menyelenggarakan lokakarya Forensic Accounting and Investigative Auditing dalam rangka meningkatkan efektivitas fungsi auditor internal sebagai investigative auditor.

Pelatihan untuk Anda:

  • CFOs, vice presidents of finance, senior and mid-level financial managers, treasurers and controllers, and accountants
  • Auditor Internal atau Satuan Pengendalian Internal yang ingin memiliki basic pengetahuan yang lengkap mengenai investigative audit

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Membekali auditor internal dengan paradigma baru dan ‘best practices’ dalam audit internal khususnya yang berkaitan dengan forensic accounting dan investigative auditing
  • Menjelaskan kepada peserta mengenai metodology audit investigasi mulai dari penelaahan informasi awal hingga pelaporan hasil investigasi
  • Meningkatkan pengetahuan dan kompetensi peserta dalam melakukan investigative audit
  • Meningkatkan kemampuan Auditor Internal dalam melakukan Analisis Kelemahan Kontrol dan factor lainnya yang menjadi pemicu kecurangan
  • Meningkatkan nilai tambah audit internal bagi perusahaan
  • Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan:
  • Memahami secara mendasar perihal forrensic accounting dan investigative auditing sebagai bagian dari tugas auditor internal
  • Memahami metodologi dan langkah-langkah pelaksanaan audit investigative dalam rangka pengungkapan kecurangan secara obyektif
  • Mampu melaksanakan audit investigative dan kegiatan audit pada umumnya yang relevan dengan kebutuhan perusahaan secara efisien dan efektif

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. PENGERTIAN FORENSIC ACCOUNTING DAN INVESTIGATIVE AUDITING:
    • Definisi
    • Cakupan
    • Tujuan
  2. HUBUNGAN ANTARA FORENSIC ACCOUNTING DAN INVESTIGATIVE AUDITING
    • Proses Identifikasi dan Pengungkapan Kecurangan
    • Penghitungan Nilai Kerugian
    • Penetapan Nilai Tuntutan Ganti Rugi
    • Deterrence dan Prevention atas Tindakan Kecurangan
  3. PENGETAHUAN DAN KOMPETENSI YANG HARUS DIMILIKI OLEH SEORANG INVESTIGATIVE AUDITOR
    • Pemahaman Identifikasi Fraud
    • Kemampuan melakukan Analisis Kelemahan Kontrol dan factor lainnya yang menjadi pemicu kecurangan
    • Kemampuam untuk merekonstruksi Modus Operandi Fraud
    • Teknik Pengumpulan dan Pengujian Bukti Atas Kecurangan
    • Teknik Analisis Hubungan
    • Teknik Presensi dan Pelaporan
  4. METHODOLOGY INVESTIGATIVE AUDIT
    • Penelaahan Informasi Awal
    • Persiapan Pemeriksaan Untuk Menentukan
    • Penyusunan Audit Program
    • Pelaksanaan Investigasi
    • Pelaporan Hasil Investigasi
  5. MIND-SET OF FRAUD AUDITOR
    • Creativity
    • Curiosity
    • Perseverance
    • Common Sense
    • Business Sense
    • Confidence
  6. CONTOH KASUS

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <Forensic Accounting & Investigative Audit> atauLPAI-412FA2.pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila Anda membutuhkan inhouse training silahkan download Inhouse Training Request Form
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya – LPAI Indonesia – melalui Tel: 021-5289-2279, 021-3696-1995 Fax: 021-5207195 atau
    Email: lpai.indonesia<at>gmail.com

How to Audit Fraud Using ACL


Dirancang untuk auditor di tingkat entry dan menengah, kursus ini akan menentukan hubungan antara CAATs (Computer-Assisted Teknik Audit) bekerja dan penilaian risiko kecurangan. Peserta juga akan belajar bagaimana menggunakan aplikasi ACL secara efisien untuk menganalisis data dan mendeteksi kecurangan.

Pelatihan untuk Anda:

  • Professionals involved in investigating potential frauds within an organization
  • Internal auditing professionals seeking proficiency in fraud detection and prevention
  • Internal auditors wanting to learn how to use ACL to detect symptoms of fraud

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Understand technology’s role in detecting and preventing fraud
  • Define the linkage between CAATS work and the fraud risk assessment
  • Learn how to use ACL’s fraud applications efficiently to analyze data and detect fraud
  • Practice creating fraud detection tests on live data

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. Integrating Automated Audit Techniques into the Internal Audit Approach
    • Define fraud and list fraud statistics
    • List reasons why companies need to manage fraud risk
    • Discuss Internal audit stakeholder expectations pertaining to the identification of fraud (expectation gap)
    • Describe opportunities to integrate automated auditing techniques into the internal audit approach and linkage to the overall fraud risk assessment
    • Discuss traditional audit techniques and inherent weaknesses when it comes to detecting fraud – sampling vs. complete population & multi-platform environments (interfaces between systems)
    • Discuss benefits of using technology to analyze data
  2. Data Basics (what is available and how do you get it?)
    • Discuss the importance of linking datasets to audit objectives (i.e. identification of possible fraud)
    • Describe the importance of knowing a company’s IT systems and the data which is collected and stored
    • Describe some essential steps in assessing the availability of data
  3. CAATS Overview
    • Definition of CAATS
    • Discuss the main components of a data analysis tool
    • List the main tools commonly used for data analysis
    • Display comparison charts (although there are many tools, we will use ACL for this class)
  4. ACL Basics
    • ACL Overview
    • Manipulating Data
    • Accessing Data
    • Defining Data Files
  5. Advanced ACL Techniques
    • Understanding Functions
    • Scripting in ACL
    • Internal Audit and Continuous Transaction Monitoring
  6. Using CAATS to identify Anomalies and possible Fraud
    • Describe the types of fraud and fraud schemes
    • Fraud in Financial Reporting
    • Misappropriation of Assets & Corruption
    • Special Applications

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <How to Audit  Fraud Using ACL> atauLPAI-410FA2.Pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila Anda membutuhkan inhouse training silahkan download Inhouse Training Request Form
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya – LPAI Indonesia – melalui Tel: 021-5289-2279, 021-3696-1995 Fax: 021-5207195 atau
    Email: lpai.indonesia<at>gmail.com

 

Continuous Auditing


Mengubah proses pengauditan dari kegiatan pengarsipan menjadi proses yang dilakukan secara non-stop, continuous auditing (pengauditan berkesinambungan) sekarang dipandang sebagai cara untuk membantu mencegah kegagalan-kegagalan perusahaan dan kesalahan-kesalahan laporan keuangan di masa mendatang. Pada sesi dua-hari yang intensif ini Anda akan mempelajari kelayakan continuous auditing, kerangka konseptualnya, dan persoalan-persoalan yang harus dipertimbangkan ketika melaksanakan continuous auditing. Anda akan mendapatkan pemahaman tentang kerangka waktu pelaporan dan ketersediaan dan reliabilitas data.

Anda akan menjelajahi kebutuhan pada penekanan yang makin meningkat terhadap pengendalian-pengendalian pencegahan, memfokuskan peranan pengauditan, menentukan apa yang bisa salah dalam prosesnya, dan mengetahui apa yang harus dicari bila memang terjadi kesalahan. Anda akan mempelajari bagaimana continuous auditing bisa digunakan untuk membantu mencapai pematuhan terhadap pasal 302 dan 404 Undang-Undang Sarbanes-Oxley Act 2002.

Anda juga akan memeriksa prosedur-prosedur pengauditan yang diotomatisasikan, kebutuhan-kebutuhan sistem informasi, pengendalian-pengendalian kunci, pelaporan yang diotomatisasikan, alat-alat dan teknik-teknik perangkat lunak. Anda akan menjelajahi bagaimana memperbaiki pengumpulan, penyimpanan, dan pengambilan data akan memungkinkan Anda memperbaiki cara pengauditan Anda secara signifikan. Anda akan mengetahui bagaimana kombinasi antara data yang tersedia dan dapat dipercaya dengan alat-alat dan teknik-teknik continuous auditing membawa auditing naik ke tingkat berikutnya (next level).

Pelatihan untuk Anda:

  • Information Technology, Financial, and Operational Auditors;
  • Business executives with technical experience who want to understand continuous auditing

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memberikan pemahaman kepada peserta mengenai Continuous Auditing dan perbedaannya dengan tradisional audit.
  • Membekali peserta dengan konsep dan metodology dalam pengembangan jaringan kerja
  • Membekali peserta dengan teknik-teknik dalam menjalankan continuous auditing

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. Continuous Auditing vs Traditional Auditing
  2. Making a Business Case for Continuous Auditing
  3. Understanding the Environments in Which Information Is Entered, Processed, Stored, and Reported
  4. The IT Component
  5. Identifying Necessary Data for Continuous Auditing
  6. Techniques and Tools for Collecting, Reporting, and Analyzing Data
  7. Determining What Management and Audit Need
  8. Uncovering the Major Challenges to Effective Continuous Auditing
  9. Methodology and Conceptual Framework Deployment

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <Continuous Auditing> atau LPAI-231AI2.Pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila Anda membutuhkan inhouse training silahkan download Inhouse Training Request Form
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya – LPAI Indonesia – melalui Tel: 021-5289-2279, 021-3696-1995 Fax: 021-5207195 atau Email: lpai.indonesia<at>gmail.com

Effective Internal Control: Concept & Implementation


Pelatihan ini akan membahas bagaimana menerapkan Internal Control secara effective, aplikatif dan mudah dipahami. Juga mempelajari bagaimana membangun internal control yang terstruktur, analisa resiko dengan cepat dan mudah, serta mengelola dan memonitor control activities

Topik Utama Pembahasan

  • The factors behind each component of internal controls
  • The objectives internal controls
  • Manual or technology based monitoring works best for your organization
  • The accounting cycles that are most commonly audited
  • How to measure risk likelihood and its potential impact
  • The steps necessary to comply with Sarbanes-Oxley 404 requirements

Metode Penyajian

  • Pelatihan menggunakan metode ceramah dalam memahami konsep, dan latihan/studi kasus dalam mendalami teknik aplikasinya.
  • Pada akhir pembahasan materi para peserta akan membuat action plan, untuk menentukan rencana yang akan diterapkan setelah kembali ke dunia kerja

Siapa yang Menjadi Peserta?

  • Controllers, Accounting managers, Auditors, Compliance officers, CEOs, CFOs, Business owners, Managers and supervisors, Directors, Financial managers, Attorneys

Lingkup Pembahasan:

  1. Defining Internal Controls
    • How AICPA, COSO, and SOX define internal controls
    • Understanding the objectives of sound internal controls
    • Establishing which control framework is right for your organization
    • Meeting the objectives that internal controls must satisfy
  2. Creating the Internal Control Structure
    • Understanding the components of internal controls
    • Hard controls vs. soft controls
    • Creating the control environment
    • Monitoring the control framework
  3. Risk Assessment and Considerations
    • Establishing strategic objectives
    • Defining, Measuring, Evaluating risk
  4. Risk-management strategies: from ERM to CSA
  5. Managing Control Activities to Minimize Risks
    • Reviewing operational auditing
    • Prevention vs. detection control types
    • Using ORCA to evaluate management controls
    • Understanding the 5 assessments in ORCA
    • How to create an operational audit program
    • The steps to creating an individual audit program
  6. Establishing Internal Accounting Controls
    • Internal accounting control categories
    • The cycles most commonly audited and what you must know about each
    • Where your cycles are most at risk for fraud
    • Strategies for preventing fraud in your cycles
    • Financial audits
  7. Understanding and Complying With Sarbanes-Oxley
    • Eleven requirements of SOX
    • SOX 404 requirements
    • Understanding the PCAOB auditing standards
    • Sox 302 requirements
    • Understanding management assessment and reporting of internal controls
  8. Monitoring and Reporting on Internal Controls
    • Creating and implementing a testing system
    • Manual vs. technology-based monitoring
    • Elements of effective internal controls reports
    • How to create reports that everyone in your organization can understand and use

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

Auditing the Enterprise Risk Management (ERM) Process


Dengan lahirnya strategi-strategi tata kelola perusahaan yang harus merangkul keseluruhan organisasi, risiko perusahaan secara keseluruhan telah menjadi dimensi yang sangat penting. Selain itu, sebagaimana telah disimpulkan bahwa kunci menuju pematuhan yang efektif adalah “pendekatan berbasis risiko dari atas ke bawah.” Bila dipahami dan diimplementasikan dengan benar, ERM merupakan dasar yang ideal bagi proses ini.

Pada seminar dua hari yang intensif ini Anda akan mempelajari metode-metode, struktur-struktur, dan alat-alat alternatif yang bisa digunakan untuk mengadakan ERM. Anda akan belajar bagaimana menetapkan aspek-aspek mana yang perlu diaudit dan bagaimana itu seharusnya dilakukan, mendapatkan pemahaman mengenai sifat-sifat kunci yang seharusnya dimiliki ERM, dan mengetahui mengapa sifat-sifat itu penting. Anda akan menjelajahi integrasi antara pengendalian dan risiko bisnis dan mengetahui bagaimana alat pengawasan dapat diciptakan yang bisa dimiliki oleh operasional dan yang akan memberikan hasil bisnis yang riil.
Pada hari terakhir dari pelatihan ini, kita akan mendiskusikan bagaimana menerapkan apa yang telah Anda pelajari ketika Anda ditantang untuk menentukan alat-alat, teknik-teknik, dan proses audit yang paling tepat untuk mengevaluasi sebuah situasi nyata ERM. Anda akan meninggalkan sesi ini dengan pemahaman yang solid mengenai bagaimana proses ERM yang berstruktur baik seharusnya beroperasi, apa yang penting bagi keberhasilan atau kegagalannya, dan bagaimana mengauditnya untuk menentukan efektivitasnya.

Pelatihan untuk Anda:

  • Auditor Internal atau Satuan Pengendalian Internal pada seluruh tingkatan: manajerial, supervisor, ketua tim, dan anggota tim
  • Staf profesional yang ingin memiliki pengetahuan tentang tatacara pelaksanaan audit operasional atas pelaksanaan ERM

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memberikan wawasan pemahaman peserta mengenai tatacara pelaksanaan audit operasional atas aktifitas dan efektifitas Enterprise Risk Management (ERM)
  • Membekali peserta dengan teknik dan pendekatan Audit Internal terhadap proses ERM
  • Secara umum pelatihan ini diharapkan akan memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi auditor dalam melakukan tugas-tugas audit yang bernilai tambah

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. Menetapkan unsur-unsur kunci ERM
    • mengidentifikasikan peristiwa-peristiwa risiko
    • menilai risiko, probabilitas, dan dampak
    • respon-respon risiko
    • memonitor proses ERM secara terus-menerus
  2. Pendekatan berbasis risiko dari atas ke bawah untuk mengadakan proses ERM
    • mapping the organisation to determine the natural risk assessment structure
    • struktur organisasi risiko
    • metode-metode untuk mengembangkan inventaris risiko yang akan digunakan sebagai dasar bagi ERM
    • mencari kelaziman
    • menilai struktur-struktur ERM alternatif: subjektif vs. objektif
  3. Mengembangkan proses pengauditan ERM
    • memperoleh pemahaman mengenai lingkungan ERM
    • menilai risiko lingkungan ERM
    • memfokuskan pengauditan dan menetapkan ruang lingkup pengauditan
    • menentukan pendekatan/alat-alat/teknik-teknik/strategi pengauditan
    • menentukan format laporan yang efektif untuk menghasilkan perubahan
  4. Mengaudit proses ERM
    • mengaudit struktur organisasi risiko: siapa, apa, di mana, bagaimana, dan mengapa
    • mengaudit kelengkapan dan pencakupan prasarana risiko
    • mengaudit arus informasi lingkungan ERM
  5. Mengaudit efektivitas ERM di organisasi
    • mengaudit kriteria evaluasi keberhasilan untuk ERM
    • Mengevaluasi dampak organisasi riil dari proses ERM dalam menghentikan atau meminimalisir risiko
    • mengaudit bidang-bidang yang menjadi perhatian khusus dalam ERM, termasuk outsourcing
    • mengaudit pemeliharaan dan inisiatif-inisiatif strategis masa depan di dalam ERM untuk membuatnya mutakhir dan terbaru

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

Auditing the Marketing Function


Dewasa ini, persaingan dalam dunia bisnis sangat ketat. Konsumen memiliki pilihan produk yang amat beragam, sehingga tiap perusahaan akan berusaha menarik awareness mereka, mencoba produk dan menjadikan mereka customer yang loyal. Situasi ini menyebabkan mau tidak mau setiap perusahaan harus menjadikan marketing menjadi “panglima” atau  sebagai lokomotif untuk menarik gerbong-gerbong fungsi perusahaan yang lain. Jika pemasaran tidak berhasil, perusahaan secara keseluruhan akan mengalami kesulitan.
Bagi kebanyakan fungsi lainnya dalam perusahaan, termasuk pengawasan,  marketing masih merupakan sebuah kegiatan yang bersifat black box: tidak terlalu jelas apa yang terjadi di sana. Padahal fungsi yang sedemikian pentingnya bagi perusahaan tentunya harus mendapatkan pengawasan yang memadai. Bagi auditor, memberikan nilai tambah bagi fungsi marketing masih cukup sulit dilakukan, sehingga merupakan tantangan tersendiri.
Oleh karena itu, untuk dapat melakukan audit operasional atas fungsi marketing, seorang auditor tidak hanya cukup menguasai auditing saja. Auditor juga dituntut memiliki landasan pengetahuan yang memadai mengenai marketing. Dengan demikian, audit yang dilakukan dapat memberikan saran-saran perbaikan yang dapat dilaksanakan, sehingga fungsi pemasaran menjadi lebih efektif dan efisien.

Pelatihan untuk Anda:

  • Auditor Internal atau Satuan Pengendalian Internal pada seluruh tingkatan: manajerial, supervisor, ketua tim, dan anggota tim
  • Staf profesional yang ingin memiliki pengetahuan tentang tatacara pelaksanaan audit operasional atas fungsi marketing

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memberikan pemahaman kepada peserta mengenai tatacara pelaksanaan audit operasional atas fungsi marketing.
  • Membekali peserta dengan Teknik-teknik dan pendekatan Audit Internal terhadap aktifitas marketing
  • Secara umum pelatihan ini diharapkan akan memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi auditor dalam melakukan tugas-tugas audit yang bernilai tambah

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. UNDERSTANDING OF MARKETING AREAS
    • Marketing environment
    • Marketing strategy and objectives
    • Marketing organization
    • Marketing systems
    • Marketing productivity
    • Marketing mix
  2. Characteristics of A Marketing Audit
  3. Marketing Audit Process-1, Review background materials:
    • financial results
    • organization chart
    • business plans
    • Interview management and tour facilities
    • Ride with salespeople and visit customers
    • Hold interim meetings to discuss findings and likely alternatives
  4. Marketing Audit Process-2, Gather additional information:
    • additional management and salesperson interviews
    • interview and written surveys with customers and trade
    • internal written survey
    • outside expert interviews
    • competitor interviews
    • product costs and profits, sales results, marketing budgets
    • Perform analysis and develop alternatives
    • Hold work sessions to develop marketing strategy and next steps for implementation
  5. Case Study & Diskusi

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <Auditing Marketing Function> atau LPAI-228AI2.Pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila Anda membutuhkan inhouse training silahkan download Inhouse Training Request Form
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya – LPAI Indonesia – melalui Tel: 021-5289-2279, 021-3696-1995 Fax: 021-5207195 atau Email: lpai.indonesia<at>gmail.com

Auditing Investment Activities


Penugasan audit Investasi ini memberikan tantangan spesifik dan memerlukan keahlian khusus. Apakah Anda seorang staf auditor mempersiapkan tugas baru atau auditor berpengalaman atau manajer audit tertarik dalam memperoleh perspektif yang lebih luas dan strategi perencanaan baru, kursus ini akan memberikan anda alat untuk melakukan atau mengelola audit investasi dengan rasa percaya diri.
Kursus ini memberikan peserta pemahaman terminologi dasar, strategi, proses inti, dan konsep umum investasi dan istilah-istilah terkait. Instruktur juga akan mengeksplorasi front office, back office, and middle office activities, tujuan pengendalian, dan praktek terbaik dalam pengendalian internal. Melalui lektur dan diskusi kelompok, auditor mempelajari cara membuat landasan untuk memberikan jasa audit berkualitas tinggi sambil membangun kredibilitas dengan klien audit investasi. Pada akhirnya, peserta akan memperoleh pemahaman yang menyeluruh tentang lingkungan investasi dan fungsi manajemen kas, serta aset dan kewajiban fungsi manajemen dan cara mendeteksi red flags dan mengendalikan risiko investasi.

Pelatihan untuk Anda:

  • Staff auditors preparing for investment audit assignments
  • Experienced auditors seeking a broader risk perspective and new audit engagement planning tools
  • Audit management from small audit groups interested in benchmarking investment audit coverage and audit strategies

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memperoleh pemahaman yang kuat tentang strategi dasar investasi, proses inti, dan konsep umum dan istilah.
  • Tingkatkan kemampuan Anda untuk menilai risiko investasi bisnis dan mengevaluasi lingkungan pengendalian organisasi Anda.
  • Jelajahi front office, back office, dan aktivitas kantor menengah, tujuan pengendalian, dan praktek pengendalian internal terbaik.
  • Menciptakan landasan untuk memberikan jasa audit berkualitas tinggi dan membangun kredibilitas dengan klien audit investasi Anda

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. Introduction to Investment Auditing
    • Why audit investments?
    • Key investment terminology
  2. Understanding the Investment Environment
    • Introduction to the investment process
    • Understanding the short-term market: T-bills, commercial paper, banker’s acceptance, CDs, Eurodollars, and agencies
    • Reviewing the major securities in the capital markets
  3. Understanding the Cash Management Function
    • Reasons to hold cash in the portfolio
    • Best practices for “economizing” cash
    • Internal controls in the cash management process
    • Learning the basics of the “funding” process
  4. The Investment Infrastructure: Best Practices
    • Back office and reporting: Trade settlement, systems and controls, pitfalls of investment reporting, straight-thru processing, reporting class exercise
    • The roles of the front office: Portfolio management process, auditing broker activity, auditing soft dollar activity
    • Reviewing the functions of the middle office: Model verifications, price verifications
  5. The Asset and Liability Management Function
    • Significance of the asset and liability function
    • Reviewing the popular methods of ALM
    • Reviewing best practices in the ALM process
  6. Controlling Investment Risks
    • Management risk
    • Market risk
    • Credit risk
    • Legal risk
    • Operational risk
    • Establishing the compliance function
  7. Summary
    • Key controls
    • Getting started
    • “Red flags”

Related Topics:

Informasi & Registrasi:

  • Untuk keterangan selengkapnya (termasuk biaya dan jadwal pelaksanaan) silahkan dilihat di <Auditing Investment Activities> atau LPAI-227AI2.Pdf.
  • Untuk pendaftaran silahkan download Registration Information dan kirim kembali via email atau fax setelah diisi dengan lengkap.
  • Bila Anda membutuhkan inhouse training silahkan download Inhouse Training Request Form
  • Anda juga dapat menghubungi langsung penyelenggaranya – LPAI Indonesia – melalui Tel: 021-5289-2279, 021-3696-1995 Fax: 021-5207195 atau Email: lpai.indonesia<at>gmail.com

Corporate Governance: Practical Guide for Auditor


Skandal keuangan tahun 2002 dan berlakunya Undang-Undang Sarbanes-Oxley memiliki konsekuensi yang luas bagi organisasi sekarang ini. Kini — lebih dari sebelumnya — mereka harus menemukan cara untuk berhasil menyeimbangkan kebutuhan untuk memenuhi tujuan bisnis dengan persyaratan untuk mempertahankan lingkungan bisnis yang efektif dan etika organisasi.
Dalam lokakarya dua hari ini Anda akan mempelajari hal-hal yang mencakup dasar-dasar tata kelola perusahaan dan bagaimana menerapkannya pada kegiatan utama usaha organisasi/perusahaan Anda.
Anda akan mengeksplorasi ruang lingkup secara keseluruhan, proses, dan langkah-langkah yang mendasari semua fungsi pemerintahan terkait dan atribut serta elemen-elemen penting dari program tata kelola perusahaan yang inklusif. Anda akan memeriksa risiko penting dan keharusan kontrol yang melekat pada masing-masing elemen penting dari infrastruktur governance, dan fokus pada konsep-konsep nilai kritis dari tone-at-the-top dan etika perilaku.

Pelatihan untuk Anda:

  • Auditor Internal/Eksternal atau Satuan Pengendalian Internal yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung dalam proses corporate governance.
  • Staf profesional lain yang ingin menambah wawasannya dibidang corporate governance

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memberikan pemahaman mengenai corporate governance sesuai perkembangan terbaru dalam praktek bisnis masa kini.
  • Membekali peserta dengan panduan-panduan praktis dalam penerapan corporate governance yang dapat dilakukan oleh internal auditor

Pokok-Pokok Pembahasan:

  1. The New Definition of Corporate Governance
  2. The New-Era Audit Committee
  3. Ethics as a Cornerstone for Governance
  4. The Internal Control Environment and Corporate Governance
  5. Governance, Infrastructure, Training, and Communication
  6. Compliance, Fraud, and Corporate Governance
  7. Governance and Control Self-Assessment
  8. Data Retention Management
  9. Putting Together the Governance Team
  10. Developing a Corporate Governance Audit Work Plan
  11. Case Studies

Related Topics:

Informasi & Registrasi: